Djavanews.com,Cikarang Utara – Warga di sekitar lokasi pekerjaan galian pipa PDAM Tirta Bagasasi mengeluhkan buruknya kualitas pekerjaan yang dinilai asal-asalan dan tidak maksimal. Pasalnya, pipa PDAM yang berada di wilayah Kampung Tirta Agung RT.001 RW.006 Desa Waluya Kecamatan Cikarang Utara, sudah mengalami kebocoran hingga tiga kali. Namun hingga kini diduga belum ada perbaikan serius dari pihak terkait maupun pelaksana pekerjaan sebelumnya.
Kebocoran yang terjadi bukan hanya merugikan warga sekitar, tetapi juga mengganggu aktivitas warga dan pengguna jalan. Air yang kerap mengalir ke badan jalan membuat kondisi lingkungan menjadi becek, licin, serta berpotensi membahayakan keselamatan pengendara. Warga menilai kebocoran yang terjadi berulang kali menunjukkan lemahnya pengawasan serta rendahnya kualitas pengerjaan proyek galian pipa PDAM Tirta Bagasasi.

Ironisnya, meski kebocoran sudah berulang kali terjadi, warga mengaku belum melihat adanya langkah perbaikan menyeluruh yang benar-benar tuntas dan berkelanjutan.
“Sudah tiga kali bocor di titik yang sama, tapi hanya dibiarkan. Tidak ada perbaikan permanen. Kami yang jadi korban dan harus membersihkan jalan dari lumpur yang berserakan” keluh salah satu warga setempat.
Warga mendesak pihak PDAM Tirta Bagasasi segera turun tangan melakukan perbaikan, bukan sekadar gali tutup gali tutup, serta melakukan evaluasi terhadap pihak pelaksana pekerjaan. Selain itu, warga juga meminta adanya tanggung jawab dan transparansi agar persoalan serupa tidak terus berulang dan merugikan masyarakat.
Sementara itu Mino dari pihak pelaksana pekerjaan pada saat dikonfirmasi melalui pesan whatsapp mengatakan,akan segera dilakukan perbaikan
“Besok dilakukan perbaikan,masih proses pembersihan pipa”singkatnya.(Red)

