Djavanews.com || Kabupaten Tasikmalaya – Meski telah banyak dipasang pamflet, banner, dan spanduk larangan merokok di area rumah sakit, sejumlah pengunjung di RSUD KHZ Musthafa Singaparna yang berlokasi di Jalan Raya Rancamaya, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, masih saja kedapatan merokok di lingkungan rumah sakit.
Larangan merokok yang terpampang di berbagai titik area rumah sakit tersebut seakan tidak diindahkan oleh sebagian pengunjung yang datang untuk mengantar maupun menunggu keluarga yang sedang menjalani perawatan.

Padahal, pihak rumah sakit melalui petugas keamanan maupun tenaga kesehatan telah berulang kali memberikan imbauan kepada para pengunjung agar tidak merokok di area rumah sakit demi menjaga kenyamanan dan kesehatan bersama.
Kepala Unit Pelayanan Informasi dan Penanganan Pengaduan (PPIP) RSUD KHZ Musthafa, Siti Romlah A.Md.Keb, mengatakan pihaknya sudah sering mengingatkan para pengunjung terkait larangan merokok di lingkungan rumah sakit.
“Kami sudah sering kali menghimbau atau mengingatkan, baik melalui petugas keamanan maupun petugas rumah sakit, kepada para pengunjung untuk tidak merokok di area rumah sakit,” ujar Siti Romlah kepada Djavanews.com, Jumat (27/03/2026).

Namun demikian, berdasarkan pantauan di lapangan, masih saja ditemukan pengunjung yang membandel dengan tetap merokok di lingkungan rumah sakit. Bahkan yang lebih memprihatinkan, aktivitas merokok tersebut terlihat dilakukan di depan ruangan Instalasi Gawat Darurat (IGD).
Kondisi ini tentu menimbulkan kekhawatiran, mengingat lingkungan rumah sakit seharusnya menjadi kawasan bebas asap rokok guna menjaga kesehatan pasien, tenaga medis, serta pengunjung lainnya.
Pihak rumah sakit pun diharapkan dapat memperketat pengawasan serta meningkatkan sosialisasi agar aturan larangan merokok di area rumah sakit benar-benar dipatuhi oleh seluruh pengunjung.
Siti Romlah menambahkan, pihaknya juga membuka ruang bagi masyarakat, pengunjung, maupun keluarga pasien yang ingin menyampaikan pengaduan terkait pelayanan rumah sakit.
“Kami siap menerima berbagai pengaduan dari pengunjung ataupun keluarga pasien yang merasa kurang puas dengan pelayanan di RSUD, baik terkait kebersihan maupun tindakan medis. Kami membuka ruang bagi siapa saja yang ingin mengadukan pelayanan yang ada di rumah sakit. Hal ini akan menjadi bahan evaluasi bagi kami agar pelayanan yang diberikan bisa semakin maksimal,” pungkasnya.(AJ)

