Djavanews.com || Kabupaten Bekasi – Aktivitas galian tanah di depan deretan ruko di wilayah Cikarang Utara dikeluhkan warga sekitar serta para pengguna jalan. Tumpukan tanah dan material galian di pinggir jalan dinilai mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan yang melintas.
Dari pantauan di lokasi, terlihat sejumlah karung berisi tanah dan material galian ditumpuk di tepi jalan. Kondisi tersebut membuat sebagian badan jalan menjadi kotor dan licin sehingga pengendara harus lebih berhati-hati saat melintas, terutama pengendara sepeda motor.

Beberapa pengguna jalan mengaku harus lebih berhati-hati saat melintas karena adanya tanah yang berserakan di sekitar area pekerjaan. Selain itu, aktivitas tersebut juga dinilai berpotensi menimbulkan kemacetan apabila tidak segera dibersihkan.
“Kalau lewat sini harus pelan-pelan, karena tanahnya sampai ke jalan. Takut juga kalau motor bisa tergelincir,” ujar salah seorang pengguna jalan yang melintas di lokasi.

Sejumlah warga berharap pihak yang melakukan pekerjaan tersebut segera membersihkan lumpur ataupun material yang berserakan agar tidak membahayakan pengguna jalan.
Berdasarkan surat pemberitahuan dari Perusahaan Listrik Negara (PLN), aktivitas penggalian tersebut dilakukan dalam rangka perbaikan gangguan pada saluran kabel tegangan menengah (SKTM) 20 kV yang menjadi pasokan utama listrik bagi pelanggan di wilayah Kabupaten Bekasi dan sekitarnya.
Hasil investigasi Tim Deteksi PLN menyebutkan terdapat satu titik gangguan yang berlokasi di Jalan Industri Kampung Poncol No. 4 RT 03/RW 11, Cikarang Kota, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi.

Untuk memperbaiki gangguan tersebut, dilakukan penggalian guna penggantian sambungan kabel serta penyambungan ulang (jointing) pada kabel yang mengalami gangguan. Pekerjaan ini juga disebut dilakukan demi menjaga kestabilan pasokan listrik bagi masyarakat, terutama menjelang masa siaga Idul Fitri.
Namun demikian, hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan maupun informasi terkait perizinan dari dinas terkait mengenai pelaksanaan pekerjaan galian tersebut. Warga berharap pihak terkait dapat segera memberikan penjelasan serta melakukan pengawasan agar pekerjaan dilakukan dengan tertib dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat.(AJ)

