Djavanews.com | Kabupaten Bekasi – Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Bekasi menyiapkan sejumlah program pembangunan strategis pada Tahun Anggaran 2026.
Program tersebut difokuskan pada peningkatan kualitas hunian masyarakat serta penguatan infrastruktur dasar permukiman.
Kepala Disperkimtan Kabupaten Bekasi, Nurchaidir, menjelaskan pihaknya siap merealisasikan berbagai kegiatan pembangunan pada 2026, mulai dari program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) hingga pembangunan infrastruktur pendukung lingkungan permukiman.
Salah satu fokus utama adalah pembangunan 306 unit Rutilahu yang tersebar di sejumlah kecamatan di Kabupaten Bekasi. Program ini bertujuan meningkatkan kualitas hunian masyarakat berpenghasilan rendah agar lebih layak, sehat, dan aman.
“Untuk program Rutilahu, rencana kegiatan pembangunan sebanyak 306 unit. Penerima manfaat direncanakan mendapat bantuan sebesar Rp40 juta per unit,” ujar Nurchaidir, Selasa (03/03/2026).
Ia merinci, sebaran program Rutilahu tersebut meliputi Kecamatan Cibitung 16 unit, Cikarang Pusat 51 unit, Cikarang Utara 42 unit, Karang Bahagia 51 unit, Pebayuran 52 unit, Sukakarya 25 unit, Tambun Selatan 16 unit, Tambun Utara 16 unit, Cibarusah 25 unit, dan Cikarang Barat 12 unit, dengan total keseluruhan 306 unit.
Selain Rutilahu, Disperkimtan juga akan melaksanakan 168 kegiatan pembangunan Jalan Lingkungan (Jaling). Program ini ditujukan untuk meningkatkan aksesibilitas dan konektivitas antarpermukiman warga guna menunjang aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.
Untuk percepatan penanganan dan pencegahan banjir, pihaknya menganggarkan 72 kegiatan pembangunan drainase lingkungan. Pembangunan tersebut dinilai penting untuk memastikan aliran air berjalan lancar dan meminimalisasi risiko genangan maupun banjir di kawasan permukiman.
Sementara itu, dalam upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya mendukung penurunan angka stunting, akan dilaksanakan 176 kegiatan pembangunan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Setempat (SPALD-S).
Di bidang Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU), Disperkimtan juga merencanakan 136 kegiatan pembangunan Penerangan Jalan Umum (PJU) dan lampu taman guna menunjang penerangan serta memperindah kawasan permukiman.
Nurchaidir berharap seluruh program pembangunan Disperkimtan Tahun 2026 dapat terealisasi tepat waktu dan berjalan sesuai target yang telah ditetapkan oleh Pemkab Bekasi.
“Kami berharap kegiatan ini bisa terealisasi secara tepat waktu, tanpa kendala dan hambatan dalam prosesnya. Saat ini kami masih berproses dalam rangka percepatan pembangunan,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menjaga dan memelihara hasil pembangunan yang telah dilaksanakan pemerintah daerah.
“Kami mohon kepada warga, mari kita jaga dan pelihara bersama pembangunan yang sudah dilaksanakan pemerintah daerah dengan cara merawat apa yang telah dibangun,” tandasnya. (Red)

