
Djavanews.com || Garut — Peringatan Hari Jadi Garut (HJG) ke-213 tahun 2026 berlangsung khidmat dan penuh makna. Rangkaian upacara adat dimulai dari titik bersejarah di wilayah Garut Kota pada Rabu (12/2/2026).
Kegiatan diawali dengan Upacara Adat Mapag Gumiwang Cigarut di Sumur Cigarut, kompleks SMPN 1 Garut, yang melambangkan penyucian diri sekaligus ungkapan rasa syukur atas sumber kehidupan. Selanjutnya, digelar Upacara Adat Napak Darma Lingga Buana di Titik Nol Garut, Jalan Kiansantang, yang sarat makna filosofis sebagai pengingat pijakan nilai dan arah perjuangan.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan ziarah ke makam Bupati Garut pertama, RAA Adiwidjaya, di TPU Makam Cipeujeuh, serta ke makam para bupati dan tokoh lainnya di Komplek Pemakaman Keluarga Hoofd Panghoeloe R.H.M.Moesa. Ziarah tersebut menjadi bentuk penghormatan atas jasa para pendiri dan pemimpin terdahulu.
Peringatan ditutup dengan doa bersama dan salat Dzuhur berjamaah di Masjid Agung Garut, menciptakan suasana syukur dan refleksi atas perjalanan panjang daerah yang kini memasuki usia ke-213 tahun.
(Subakat / Oki)

